Generasi Muda - Ikatan Keluarga Jawa Mandau

(GM-IKJM)

Sekretariat Jl. Sejahtera No. 75 Duri, Mobile : 0813 7121 2395 - 0813 785 70702

Email : gm_ikjm@ymail.com - Blog : http://gm-ikjm.blogspot.com

Translate

A R S I P





Jumat, 21 Mei 2010

Menko Kesra Dukung Gesang Jadi Pahlawan Nasional



Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono mendukung almarhum Gesang Martohartono menjadi pahlawan nasional di bidang budaya.

"Saya mendukung penuh usulan dari masyarakat untuk memberikan gelar pahlawan nasional kepada almarhum Gesang," kata Menko Kesra Agung Laksono usai melayat jenazah legendaris musik keroncong, Gesang di rumah duka, Solo, Jumat.

Menko Kesra menjelaskan pihaknya akan membawa usulan pemberian gelar pahlawan nasional kepada Gesang untuk segera diproses lebih lanjut.

Presiden selama ini mengambil keputusan tentang pemberian gelar pahlawan berdasarkan usul dari Dewan Tanda-Tanda Kehormatan Republik Indonesia.

Agung juga mengatakan gelar pahlawan nasional di bidang budaya kepada Gesang sangat pantas diberikan mengingat jasa almarhum dalam mengembangkan musik keroncong.

Sementara itu, Wakil Walikota Surakarta, FX Rudyatmo mengatakan pihaknya mengajukan usulan untuk menjadikan Gesang sebagai pahlawan nasional karena karyanya terbukti membawa harun nama bangsa dan negara.

"Liriknya sangat dikenal, bahkan lagu Bengawan Solo diterjemahkan ke 13 bahasa asing," katanya.

Karena itu ,pihaknya mengusulkan Gesang untuk menjadi pahlawan nasional kepada Pemerintah Pusat.

Ia menambahkan, pengajuan tertulis untuk menjadikan Gesang sebagai pahlawan nasional akan diserahkan kepada Pemerintah Pusat dalam waktu dekat.

"Sebelumnya kami akan melakukan koordinasi dengan para tokoh budayawan dan seniman di Solo," kata Rusyatmo.

Sementara itu, kedatangan Menko Kesra untuk melayat almarhum Gesang di rumah duka guna mewakili Pemerintah Pusat khususnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Bapak Presiden dan Ibu Negara menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya dan mendoakan agar arwah almarhum diterima disisinya. Presiden juga mengharapkan semangat Gesang dapat diteruskan oleh para generasi muda untuk menciptakan karya luar biasa," katanya.

Dalam kesempatan itu, Agung juga memberikan santunan berupa uang tunai kepada keluarga almarhum.


Sumber : ANTARA


Sabtu, 15 Mei 2010

Warga Aceh Dapat Fasilitas Kesehatan Gratis


Sekitar 1,2 juta jiwa penduduk di Provinsi Aceh memperoleh asuransi kesehatan dalam program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) yang akan diluncurkan Juni 2010.

"Insya Allah program JKA kita luncurkan Juni 2010, dan masyarakat Aceh akan menikmati fasilitas kesehatan secara gratis," kata Gubernur Aceh Irwandi Yusuf di Banda Aceh, Rabu (12/5/2010) kemarin.

Di sela-sela pertemuan dengan Komisaris PT (Persero) Askes, Dr. Farid Husein, gubernur menjelaskan masyarakat Aceh hanya perlu memperlihatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga saat hendak berobat gratis di rumah sakit.

Dana untuk mendukung program JKA itu sebesar Rp 241 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA). Pemerintah Aceh menunjuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni PT Askes sebagai mitra dalam program JKA tersebut.

"Dalam hal skala serta dana yang dipersiapkan, program JKA merupakan satu-satunya program jaminan pemeliharaan kesehatan bagi masyarakat semesta (universal coverage) yang pertama di Indonesia," kata Irwandi Yusuf.

Ia berharap program JKA dapat berjalan baik, dan menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia. Pemerintah Aceh akan mengundang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk meluncurkan program JKA tersebut.

Komisaris PT Askes Farid Husein menyebutkan kesiapan perusahaannya sebagai penyelenggara program JKA di Aceh. "Kami akan membantu Pemerintah Aceh untuk dapat mewujudkan pelayanan berkualitas dengan harga terkendali. Bukan fasilitas kesehatan pemerintah saja tapi juga fasilitas swasta," katanya.

PT Askes akan mengusahakan mekanisme pengawasan pelayanan kesehatan yang baik, karena dengan pelayanan terkontrol, maka kualitas dapat ditingkatkan.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh M Yani menjelaskan, masyarakat yang masuk dalam program JKA itu mereka yang tidak masuk pada layanan Askes, Jamsostek dan Jamkesmas.

"Masyarakat yang belum tertampung dalam program Askes, dan Jamsostek itu menjadi fokus utama kita," kata Yani.

Ia menjelaskan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat melalui program JKA mencakup semua jenis pelayanan kesehatan, kecuali bidang kosmetik (operasi plastik).

Sumber : KOMPAS.com


Situs Polres Juga Dirusak 'Hacker' Pro-Susno



Hacker pendukung mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji semakin agresif. Setelah merusak 60 laman situs yang umumnya di luar negeri, kini mereka giliran mengacak-acak situs resmi Polres Metro Bandar Udara Soekarno-Hatta, AirportPolice-Metro.org.

Hingga Jumat (14/5/2010) petang, pesan utama serangan hacker itu mula-mula ditujukan buat para pengambil keputusan atas pemenjaraan Susno Duadji yang bernyanyi nyaring soal indikasi ketidakberesan di Mabes Polri.

Yang dirusak pun bukan pada laman muka, melainkan pada salah satu sub-nya. Namun, administrator situs itu bereaksi dengan menghapus laman yang dirusak, kemudian membubuhkan olok-olok balik buat hacker.

Nah, olok-olok itulah yang kemudian dibalas lagi oleh hacker pro-Susno yang menyebut diri XR0b0t, dengan menyisipkan pesan di laman mukanya. Kata-katanya dari bahasa Jawa yang sangat kasar.

Sebelumnya, hacker itu menuliskan pesan seperti berikut ini:

"Manakah yang kalian lebih percaya dalam memberantas markus di Institusi Polri dan Kejaksaan: SBY dengan Satgas Mafia Hukum, BHD dengan Tim Penyidik Independen atau Susno Duadji yang sekarang di terali besi? mana keadilan hukum indonesia...pembongkar kasus malah di penjara....

Kebusukan-2 yang ada di tubuh POLRI : 1.Penerimaan personil POLRI menggunakan "uang sogokan" 2.Bagian Personalia POLRI kalau "keliling" ke daerah menerima "upeti" dari Polisi di daerah. 3.Bawahan "setor" ke atasan 4.Naik Jabatan harus ada upeti ke atas-nya (atasnya siapa ya?) 5.Memalak "penjahat" atau yang benar-2 penjahat (menjadikan ATM berjalan) 6.Memungli pengusaha & kongkalikong untuk menutupi suatu kejahatan 7.Mengorganisir penjahat & pura-2 menangkapnya bila tercium media, kmd dilepas lg 8.Mencari-cari kesalahan orang yang tidak berbuat salah untuk cari "duit" atau "melindungi" penjahat sebenarnya. 9.Terima sogokan dari siapa saja,istilahnya "uang damai","uang pelicin" untuk kepentingan diri sendiri tanpa menghiraukan kondisi masyarakat. 10.Cuek saja,bila tidak ada duitnya...contoh : lalu lintas semrawut,sepeda motor ngawur dibiarkan, angkutan umum ngawur dibiarkan.....capek dech!

mana kedisipllinan polisi indonesia.... PAK SBY tolong dong pimpin indonesia dengan baik...."

KOMPAS.com


'Hacker' Pendukung Susno Rusak 60 Situs



Cyber-resistence atau perlawanan rakyat di jagat maya terhadap pemenjaraan mantan Kabareskrim, Komjen (Pol) Susno Duadji, semakin masif.

Para pendukung Susno menjadikan putra daerah Pagaralam, Sumatera Selatan, itu sebagai ikon perlawanan terhadap ketidakberesan penegakan hukum di Indonesia. Apa pun motifnya, Susno adalah whistle blower yang membocorkan banyak indikasi ketidakberesan di tubuh Mabes Polri ketika menangani perkara-perkara besar melibatkan uang miliaran rupiah.

Mereka merasa cocok dengan poster Susno Duadji Idolaku dari laman blog seorang bloger, Yosbeda, kemudian memasangnya di situs-situs yang dirusak.

Sedikitnya ada 60 situs yang dirusak hingga Jumat (14/5/2010) petang. Jumlah itu bisa jadi terus bertambah. Namun, sebagian dari 60 situs tersebut sudah ada yang coba diperbaiki sehingga pesan-pesan hacker (peretas) Indonesia tak lagi terbaca. Inilah daftar situs-situs yang dirusak tersebut, sebagaimana beredar di sejumlah mailing list:

http://www.ympshops.co.il/orlyh/index.html http://www.ymp.co.il/index.htm http://www.mpchpa.org/index.html http://physicianschoiceplans.com/index.html http://www.mvipa.org/index.html http://www.physicianschoiceadvantage.com/index.html http://www.luaky.org/index.html http://www.abcprojects.be/ http://www.vanhovetankbouw.be/index.html http://www.debeurze.be/ http://www.cnshengrui.cn/index.html http://www.shengrui.cn/index.html http://www.thewatergarden.co.uk/ http://nottman.com/index.html http://myselfish.com/index.html http://mehrez-law.com/index.html http://hila-equal-edu.org.il/index.html http://www.heatinaclick.com/index.html http://www.globalspa.co.il/index.html http://www.daroma.org.il/index.html http://www.daroma-tzafona.org.il/index.html http://www.caferotshild.com/index.html http://caferotshild.com/index.html http://www.atidim.org/index.html http://offstreamrecords.com/index.html http://www.tzafona.org.il/index.html http://www.offstreamrecords.com/index.html http://www.speedcom.net.ph/index.html http://beersparadise.com/index.html http://www.starccs.com/index.html http://www.automationeng.com/index.html http://www.gctitle.com/index.html http://www.ptec101.com/index.htm http://www.vistabmo.com/index.htm http://www.tigerrv.net/index.html http://www.jimmygranier.com/index.html http://www.crazydrunkenmonkey.com/index.htm http://www.peacockcommunications.com/ http://www.landbtransport.com/index.html http://www.iss-br.com/index.html http://www.sonic-blast.com/index.html http://www.hghabr.com/index.htm http://www.didierconsultants.com/index.html http://www.triconss.com/index.html http://www.jgwebservices.com/index.html http://www.navarresfamouskingcakes.com/index.html http://www.online-shopping-mall-direct.com/index.html http://www.autohausvrc.com/index.html http://www.sportsmanfeedandseed.com/index.htm http://www.corn-field-maze.com/index.htm http://www.webmofo.com/index.html http://www.tigeruniforms.net/index.html http://www.shoppersbin.com/index.html http://lawinningway.com/index.html http://www.jmmusicsource.com/index.html http://www.chuckwagonuv.com/index.html http://www.tothet.net/index.html http://www.sweeneylawfirmllc.com/index.html http://www.shanebroussard.com/index.html http://www.jordantraditions.com/index.html

Sumber : KOMPAS.com


Kamis, 13 Mei 2010

Golkar Kuasai Pilkada Sumatera Utara


Kandidat dari Partai Golkar diperkirakan akan menguasai Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) yang digelar serentak di sembilan kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Utara. Partai Golkar akan memenangkan lima wilayah dari sembilan wilayah di Sumatera Utara.

Partai Golkar saat ini memimpin perolehan suara sementara di Kota Tebingtinggi, Kabupaten Serdangbedagai, Kabupaten Pakpak Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Asahan.

Sementara tiga kabupaten lainnya yaitu Kota Binjai, Kabupaten Toba Samosir, dan Kota Sibolga, Golkar perkirakan diperkirakan akan kalah.

Satu daerah pemilihan tersisa, Kota Medan masih belum jelas siapa yang kemungkinan besar akan keluar sebagai pemenang.

Hasil sementara itu, berdasarkan penghitungan cepat atau quick

count yang dilakukan Tim Pemenangan Pilkada di Sumatera Utara.

Ketua DPP Partai Golkar, Fuad Hasan Mansyur saat dihubungi VIVAnews, Kamis, 13 Mei 2010 mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan tim Partai Golkar di TPS-TPS, perolehan suara di lima kabupaten itu berkisar antara 58 persen sampai 60 persen.

Selain menang di Pilkada Sumatera Utara, Partai Golkar juga memenangkan di Jawa Timur. "Jawa Timur kita akan menang di dua kabupaten yaitu Ngawi dan Kediri”, kata Fuad.
Sumber : ViVanews


Sabtu, 08 Mei 2010

Taipei: Bikin Anak, Dapat Uang


Pemerintah kota Taipe menempuh berbagai cara demi meningkatkan jumlah penduduk di ibukota Taiwan tersebut. Bahkan pemerintah setempat bersedia memberikan sejumlah uang bagi bagi tiap pasangan suami-istri yang bersedia memiliki anak.

Otoritas setempat akan memberikan uang senilai Rp 5,7 juta atas setiap bayi yang baru lahir mulai tahun 2011 dan menawarkan subsidi bulanan bagi hingga mereka mencapai usia lima tahun yang berasal dari keluar ekonomi bawah.

Walikota Taipei, Hau Lung-bin, berharap program komprehensif tersebut akan membuat pasangan muda merasa lebih santai bila menghendaki kehadiran seorang anak. "Sebagai walikota, prioritas utama saya adalah mengatasi persoalan rendahnya tingkat kelahiran dan populasi usia lanjut," kata Hau, seperti dikutip dari laman The Sun, Jumat 7 Mei 2010.

Skema komprehensif tersebut akan menghabiskan anggaran pemerintah setempat senilai hampir Rp 872,5 miliar per tahun. Tingkat kelahiran di Taipei merosot hingga ke level terendah pada 2009 dengan kurang dari 20 ribu bayi dilahirkan. Menurut pemerintah kota Taipei, Jumlah itu menurun 40 persen dari satu dasawarsa lalu.

Sejumlah survei menunjukkan bahwa sebagian besar pasangan menikah mencemaskan kondisi finansial, termasuk biaya membesarkan anak, sebagai alasan utama para pasangan tersebut tidak memiliki keturunan. Pemerintah Taiwan telah menawarkan berbagai insentif untuk mendongkrak angka kelahiran di tengah kekhawatiran akan minimnya sumber daya manusia yang bisa menimbulkan persoalan sosial dan ekonomi.

Menurut data resmi, tingkat kelahiran di negara pulau tersebut berada pada level 8,29 per 1.000 orang tahun lalu. Angka itu, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), merupakan perbandingan dari rata-rata tingkat kelahiran di berbagai negara dengan lebih dari 20 per 1.000 orang.

Sumber: Vivanews.com


Minggu, 02 Mei 2010

OJO GUMUNAN, OJO KAGETAN, LAN OJO DUMEH


Di balik setiap budaya di Indonesia pasti terkandung nilai-nilai kebijaksanaan lokal, termasuk di antaranya budaya Jawa. Budaya Jawa yang sebagai salah satu budaya yang tertua di tanah air ini tak pelak juga mempunyai berbagai pepatah dan idiom yang berasal dari warisan ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu.

Salah satunya yang paling tepat dengan kondisi sekarang ini adalah ungkapan “kuno” dari khasanah budaya Jawa, ojo gumunan, ojo kagetan, lan ojo dumeh.

Mari kita bahas satu per satu dari arti ungkapan ini sesuai dengan konteks dan kondisi sekarang.

Ojo gumunan, berasal dari kata ojo yang artinya jangan, dan gumunan, yang berasal dari kata gumun yang artinya heran. Ojo gumunan adalah bentuk larangan untuk tidak mudah kagum atau heran dengan perkembangan keadaan dan peristiwa atau benda yang terutama bersifat materi dan keduniawian.

Menurut saya, masyarakat kita sekarang ini mudah sekali untuk gumun atau kagum terutama dengan berbagai bentuk pemberitaan atau tayangan melalui media massa. Satu contoh adalah Piala Eropa yang baru saja berlalu. Dari Sabang sampai Merauke bius kekaguman yang berasal dari Piala Eropa ini bahkan mampu untuk menghipnotis berpuluh juta pasang mata di negeri ini. Padahal siaran langsung kejuaraan ini disiarkan pada pagi hari. Padahal negara kita sama sekali tidak ikut, ya karena memang hanya untuk negara Eropa, selain sepak bola kita sama sekali tidak bisa diperbandingkan dengan tingkat sepak bola mereka. Bentuk kegumunan atau kekaguman ini bahkan bukan hanya di kalangan bawah saja, tapi meruyak sampai tingkat selebritis dan bahkan politisi dan para pemimpin.

Mungkin hal ini sebagai bentuk kekecewaan terhadap kondisi sepak bola dalam negeri, yang lebih banyak tawuran dan ketidak”fairplay”an. Atau mungkin malah karena di negeri yang ajaib ini, pengurus PSSI jauh lebih terkenal dari para pemain sepak bolanya. Entahlah. Yang jelas setiap 4 tahun sekali kita disuguhi dan selalu terkagum-kagum dan gumun dengan Piala Eropa dan Piala Dunia. Bahkan juga kekaguman pada sepak bola asing ini tercermin dari semakin banyaknya warga masyarakat yang memadati cafe-cafe maupun di depan TV buat melihat tayangan Liga Inggris, Liga Itali, dan bahkan Liga Spanyol. Kekaguman yang dimanfaatkan dengan baik sekali oleh para pemasang iklan.....

Hal lain yang membuat kita gumun ini banyak sekali, dan terjadi sepanjang hari. Kita tiba-tiba mengagumi dan terkagum-kagum sosok seseorang, sebut saja Luna Maya si artis cantik itu, tanpa pernah mau tahu perjalanan karirnya yang tidak mudah untuk menjadi seterkenal sekarang. Kita juga gumun melihat kecanggihan teknologi negara lain, bahkan kemajuan ekonomi negara tetangga kita, Malaysia dan Singapura.

Bentuk kegumunan dan kekaguman ini sayangnya hanya sebatas gumun, seperti anak kecil yang terpana melihat layang-layang terbang. Sebagian besar dari kita hanya menjadi penonton, berdiri di pinggir, bertepuk tangan, kadang memaki kesal dan mengumpat, tanpa pernah bisa ikut menentukan hasil akhir.

Filsafat Jawa ojo gumunan, bermakna janganlah kita selalu terkagum-kagum dengan hasil orang lain sedangkan kita hanya sekedar menjadi penonton. Ojo gumunan juga bermakna kita harus selalu memperbaiki diri dan menyesuaikan diri dengan keaadan dan perubahan keadaan sekitar. Kita harus menjadi subjek dan bukan sekedar objek.

Filosofi ojo kedua yang akan saya bahas adalah ojo kagetan. Makna harfiah dari ojo kagetan ini adalah jangan mudah kaget. Suka terkaget-kaget kah kita? Jawaban sebagian besar dari kita pasti YA!

Akhir-akhir ini banyak sekali peristiwa di negeri nusantara ini yang membuat seluruh penduduknya terkaget-kaget, baik peristiwa yang ditimbulkan oleh perseorangan, badan dan lembaga, juga yang lebih aneh lagi adalah pemerintah juga hobby membuat rakyatnya selalu terkaget-kaget dengan aneka kebijakan yang kemudian ditarik lagi atau tidak jelas implementasinya.

Kita terkaget-kaget tatkala KPK tiba-tiba menangkap jaksa dan penyuapnya, juga terkaget-kaget ketika seorang anggota DPR terlibat dalam transaksi penyuapan bahkan video porno. Kita juga kaget ketika tanpa alasan tarif jalan tol tiba-tiba naik, bahkan harga cabe dan garam juga melambung, dan semua alasannya karena BBM naik. Belum lagi aneka kebijakan pemerintah seperti jarak pagar, insentif dan disinsentif, bahkan juga penemuan “blue energy” yang ternyata sekali lagi hanya menyisakan rasa blue....

Belum lagi kalau kita menyimak aneka pemberitaan di koran kriminal. Kejahatan merebak dimana-mana, kekerasan, dan bahkan kadang ada di halaman belakang rumah kita sendiri. Indonesia yang aneh dan menjadi semakin aneh oleh polah tingkah sebagian penduduknya......

Filosofi ojo kagetan bermakna kita harus mawas diri terhadap perubahan sekeliling dan lingkungan kita. Ojo kagetan juga bermakna persiapan diri sendiri menghadapi perubahan sekeliling tanpa ikut berubah seperti sekeliling. Kalau kita sadar bahwa kita hidup di negeri yang serba ajaib dan aneh seperti Indonesia, maka seharusnya kita juga selalu mawas diri dan bersiap dengan aneka kejutan yang menyertai setiap perubahan. Dengan tidak terkaget-kaget terhadap kejutan-kejutan di sekeliling kita, kita akan lebih tegar dan sumeleh hidup di Indonesia.

Ojo terakhir yang ingin saya bahas adalah ojo dumeh.... Dumeh bermakna mentang-mentang atau sombong. Ojo dumeh artinya janganlah kita sombong dalam menghadapi lingkungan disekeliling kita. Sombongkah kita? Hanya orang lain dan bangsa lain yang bisa menilai bangsa kita ini dumeh atau tidak.

Tapi sadar atau tidak, kesombongan ini sebenarnya juga kita jumpai dari perilaku kita sehari-hari. Dumeh atau mentang-mentang kita kaya, dengan seenaknya kita menghambur-hamburkan uang untuk belanja secara konsumtif di mall-mall mewah, bahkan ke Singapura dan Hongkong. Dumeh bisa membayar, kita menggunakan listrik dan BBM secara berlebihan dan hanya untuk konsumtif. Dumeh lebih pandai dari rata-rata rakyat Indonesia, kita melakukan pembodohan secara terus menerus dengan informasi-informasi yang membingungkan dan menyesatkan. Dumeh menjadi rakyat kecil, dengan seenaknya kita hanya bisa mengkritik dan mencaci maki para pimpinan, meski mereka kadang benar sekali pun.

Banyak sekali sebenarnya kesombongan-kesombongan kita pada sesama mahluk, dan paling celaka kita juga kadang kita melakukan kesobongan pada Sang Khaliq. Dengan semena-mena kita memperkosa dan merusak alam yang dianugrahkan Sang Khaliq kepada kita. Dengan sombong juga kita bergumul dengan keduniawian tanpa memikirkan kehidupan yang jauh lebih kekal......

Ojo dumeh adalah salah satu ajaran dasar leluhur kita untuk selalu melakukan introspeksi diri terhadap lingkungan, sesama manusia, dan juga kepada Sang Pencipta. Dengan tidak dumeh, maka kehidupan sebenarnya akan lebih baik dan lebih tentram.

Masih banyak sekali filosofi dan kebijakan yang bisa kita gali dari para leluhur kita. Bukankah kebijakan itu terkumpul dari pengalaman beratus bahkan beribu tahun, dan kemudian mengkristal menjadi butir-butir permata yang harus kita maknai, jaga, dan bahkan kembangkan.

Ojo gumunan, ojo kagetan, lan ojo dumeh....

Mari kita lakukan.....

diteruskan oleh : Mislam Samasi
Sumber : Dicky E. Hindarto
pengamat budaya Jawa


BERKUASA, Ternyata Tidak Seindah dan Segemerlap yang Dilihat


Sungguh keliru jika membayangkan bahwa berkuasa itu adalah sangat menyenangkan karena jika berbuat salah bukan tidak mungkin akan menimbulkan kerusakan tetapi jika berhasil juga belum tentu dapat kebaikan dan kehormatan karena bisa juga malahan mengalami nasib yang tidak sepantasnya.

I.Berani tanggung dosa untuk rakyat dan Negara

Berpikir dan berwacana memang harus yang ideal apalagi jika kita memberikan pengajaran dan dalam mendidik anak anak dalam kehidupan supaya kelak kehidupan ini selalu menjadi lebih baik. pada kenyataannya kehidupan itu tidaklah selalu punya kemampuan memilih tetapi ditentukan oleh keadaan atau terpaksa menyerah dan masuk kedalam kehidupan yang gelap.

Tidak ingatkah, beberapa teman kita dulu terpaksa berjudi jika perlu bayar uang kuliah bahkan beberapa orang lainnya terpaksa mengorbankan harkat dan martabat dirinya dengan menjalankan hobby sekaligus kenistaan agar duit mudah supaya tetap bisa melanjutkan kuliahnya dan menjadi sarjana. Selanjutnya untuk memulai kehidupannya. Beberapa diantaranya terpaksa menikahi calon pasangannya yang bukan pilihannya tetapi sangat nyata terbukti mampu menyelamatkan kehidupannya. Itulah kehidupan.

Apakah kehidupan ini ideal?, tidak ada yang ideal dalam kehidupan itu tetapi yg harus ditetapkan adalah pilihan pilihan sehingga bisa bertahan hidup dan memberikan kehidupan. Contoh nyata lainnya, sungguh tidak umum jika mau menjadi pegawai negeri dan aparat Negara jika tidak berdasarkan kolusi dan nepotisme bagi calon yang bukan siapa siapa dan sebenarnya sudah sangat biasa jika menjadi abdi Negara ini harus membayar sejumlah uang. Uang bagi para abdi Negara adalah soal kreatifitas dan jangan merasa aneh juga jika ingin naik pangkat atau golongan selain harus punya prestasi dan loyalitas juga biasanya menyerahkan sejumlah uang sebagai tanda kesetiaan dan kreatifitas juga jaminan akan bekerja dengan baik.

Begitu jika ingin meniti karier dan kehidupan di bidang politik. Untuk menjadi anggota dewan daerah masih bisa modal ratusan juta rupiah dan dipusat miliaran tapi dibawah 10 miliard lah. Tetapi menjadi bupati dan walikota saja bisa jadi berdasarkan pasaran yg umum paling tidak butuh dana kampanye 20 s/d 50 milliard. Apalagi gubernur dan Presiden…apa artinya ini semua kalau kita saat ini telah terjebak kepada proses yang menghamburkan uang yang bukan untuk produksi tetapi konsumtif karena terbuang pada soal soal yang seharusnya bisa dihemat. Jika rata rata 20 s/d 50 milliard maka 450 kab/kota Rp.9 s/d 27 triliun rupiah. Dan jika setiap kab/kota calonnya 3 pasangan maka dana yg dihabiskan adalah 27/81 triliun rupiah dan tinggal ditambah biaya kpu dan sengketanya…kemudian gubernur 33 propinsi x Rp 100 milliar = 3,3 triliun dengan 3 kandidat maka habis Rp.10 triliun serta pemilihan presiden dengan 3 calon presiden maka jika dihitung satu calon Rp.1 triliun totalnya berbiaya Rp 3 triliun. Total ini jika dibandingkan dengan biaya apbn sudah hampir 10%nya. dan dengan biaya kpu dan kpud bisa sampai Rp.150 triliun. Belum lagi hitungan biaya untuk anggota dprd tk 2, tk 1 dan pusat , jika seorang anggota dewan bersaing dengan 30 calon anggota lainnya walaupun jumlah partai diatas itu maka jumlah persaingan 560 anggota dpr x 40 x Rp.3 miliiard = Rp.79 triliun. Dprd tk I 33x 40 x 1 milliard = Rp. 1.320 triliun dan dprd tk II adalah 450 kota x 45 agt x 40 partai x 0,5 milliard = 400 triliun. Sehingga total kurang lebih Rp.600 triliun dan nilai ini belum termasuk dengan jumlah swadaya yang dikeluarkan masyarakat pendukung tetapi jumlah ini sudah cukup untuk membangun 6 jembatan jawa ke sumatera yg diperkirakan berharga Rp.100 triliun rupiah.

Nilai ini sungguh luar biasa dan ini adalah biaya proses supaya demokrasi bisa berjalan yang tujuannya bukan untuk hanya demokrasinya sendiri tetapi untuk kemakmuran rakyat dan bangsa, kemandirian bangsa, kedaulatan bangsa dan kemajuan bangsa Indonesia. Dengan proses diatas maka akibat uang yang menjaga alat serta sarana utama maka dalam mendapatkannya seringkali dilakukan dengan berbagai resiko yang seringkali berakhir dipenjara atau bisa juga membawa keneraka jika tidak sempat bertaubat dan memohon ampunan.

Sungguh keliru jika membayangkan bahwa berkuasa itu adalah sangat menyenangkan karena jika berbuat salah bukan tidak mungkin akan menimbulkan kerusakan tetapi jika berhasil juga belum tentu dapat kebaikan dan kehormatan karena bisa juga malahan mengalami nasib yng tidak sepantasnya. Apalagi waktu berkuasa dan kekuasaannya sendiri sangat dibatasi dan dipotong potong sehingga pada kenyataannya semuanya sudah menjadi tidak seutuhnya dan siapa saja bisa diperlakukan sesuai kehendak pemimpin dan rejim berikutnya jika politisasi lebih dikedepankan sudah tentu ini berbahaya dan tidak sehat..

II.Masyarakat tidak banyak tahu soal pengorbanan dan lebih merasa menjadi korban

Dengan kondisi seperti ini sudah pasti semuanya semakin tidak pasti dan membingungkan serta orientasinya lebih kepada kekuasaan dan berkuasanya sendiri. Padahal pengorbanan yang ada sudah asangat luarbiasa. Presiden sby sudah mengalami stigma moral yang luarbiasa berat dan dari sejuta orang Indonesia satu orang juga belum tentu berani, sby telah rela dan tidak punya pilihan ketika berkomitmen memberantas korupsi karena saat ini , apapun sejarahnya cucunya dari anisha pohan sudah kena stigma cucunya koruptor dan sby juga punya menantu anak koruptor…..apakah ini bukan beban dan stigma yang sangat berat dan setelah 2014 sby tidak akan menjadi presiden lagi karena ketentuannya begitu…, tidakah ini sebuah pengorbanan yang berat dan sulit untuk dinilai.

Oleh karenanya tidak ada pilihan lagi bahwa dari proses yang dituliskan ini jangan sampai menjadi sia sia , pada masa selanjutnya dalam jangka pendek Indonesia belum tentu punya kesempatan lagi untuk segera dapat menertibkan, membuat aman dan menentramkan bangsanya. Ingat voc dan Belanda lamanya 350 tahun, gonjang ganjing setelah merdeka 20 tahun, orde baru 32 tahun artinya setiap zaman tidak ada yang singkat sehingga jika keliru butuh waktu perbaikan cukup lama.

Saat ini orde Reformasi sudah 12 tahun…apakah hanya akan menjadi seperti zaman hindia belanda yang 350 dulu dikatakan zaman normal tetapi Belanda yang kaya raya serta penjajahnya lemah karena korupsi sendiri. Atau seperti zaman pasca kemrdekaan yang Cuma experiment dengan berbagai pola tetapi tidak dapat meredam gejolak politik serta tidak berhasil melakukan pembangunan besar besaran.., atau seperti zaman orde yang sepi politik tetapi cukup melaju dalam melakukan pembangunan serta sistemiknya pembungkaman pembungkaman dengan menggunakan beberapa kelompok.

Saat ini cadangan devisa 75 milliard dollar, rupiah cenderung lumayan kuat dan bursa effek bergairah tetapi bagaimana dengan anggota masyarakat kebanyakan?. Harga harga terus menerus meningkat, mendapatkan pekerjaan masih lumayan sulit buktinya masih cukup banyak yang nganggur.dan usahanya sulit berkembang. Indikatornya sederhana sepanjang masih banyak yang mempertaruhkan nyawanya dengan hanya bekerja diluar negeri pada sector informal dan hanya sekedar bertahan hidup serta bisa memberi makan dikampung ini adalah indicator bahwa kondosi perekonomian bangsa masih runyam. Indicator lainnya adalah masih banyaknya orang yang tidak bisa mengobati penyakit keluarganya serta tidak mampu bersekolah padahal punya kemampuan. Hanya walaupun begitu memang perlu disyukuri bahwa usaha memberikan bantuan langsung kepada kelompok masyarakat yang kurang beruntung serta berbagai program lainnya yang berusaha mengurangi penderitaan masyarakat

Masa lalu yang kelam diindonesia ini sudah sangat mendalam sehingga kerusakan yang ada sudah sedemikian meluas serta hanya akan tambah merusak jika hanya didiskusikan dan perdebatkan semata. Contoh yang paling sederhana saya dengar adalah 3 milliar dollar setahunnya orang Indonesia membeli property di singapura, padahal pengembaliannya paling cepat 20 tahun, ini baru beli property disingapura, bagaimana dengan diberbagai Negara lainnya bisa jadi singapura itu Cuma 10 % dari nilai yang diinvestasi oleh orang Indonesia. Artinya untuk property saja orang Indonesia sudah investasi Rp. 300. triliun.

Nilai ini juga mudah jika dihitungkan kepada model gayus. Ia mengiklaskan Rp.28 miliard rupiah. Nilai ini paling tidak 5 % s/d 10% dari tabungannya maka asset dan tabungannya bisa jadi Rp.300 miliaran. Nilai ini adalah 10 s/d 15% dari nilai pajak yang digelapkan. Oleh karenanya nilai pajak yang digelapkan bisa mencapai 2,5 s/d 3 triliun rupiah. Dan jika diindonesia hanya ada 1000 petugas pajak yang korupsi sehingga selebihnya seperti malaikat nilai pajak yang digelapkan bisa mencapai Rp.2500 s/d 3000 triliun rupiah……sungguh fantastis nilainya.

Diindonesia korupsi dan kolusi sudah menyebar kemana mana tetapi menyederhanakan dalam rangka memotivasi supaya terjadi transfrmasi social menuju kearah yang sehat, maka kita asumsikan saja hanya ada 5000 org koruptor sekelas gayus dindonesia atau kita anggap seluruh instansti sisa bersih semua walaupun kenyataannya tidak begitu tetapi kita asumsikan korupsi hanya terjadi di 5 institusi saja. Maka nilai korupsi diindonesia ditotal jumlahnya sudah Rp.12.500 s/d 15.000 triliun rupiah atau 12,5 s/d 15 kali apbn.

Oleh karenanya analisis saya mengatakan : jika renumerasi kecil maka para pegawai akan banyak yang terlantar keluarganya, kehilangan motivasi dan orientasi serta menjadi maling maling tetapi jika memberikan renumerasi yang besar tanpa sanksi yang tegas, keras bahkan kejam maka akan menciptakan kejahatan dan penjahat yang terirganisir serta koruptor kelas berat.

Kondisi ini tragis benar bagi orang miskin, belum lagi rumah menjadi hangus karena gas elpiji meledak dan terkena kezaliman akibat proses hukum yang digunakan sewenang wenang serta pemaksaan kekuasaan. Padahal hitungannya hanya 25.000 orang yang korupsi. Dan jika ditelusuri lebih jauh dan secara teliti, apakah angka ini terlalu kecil atau hanya berapa persentnya dari jumlah yang nyata?.

Apakah kita boleh mengatakan bahwa terjadinya berbagai konflik saat ini akibat ketidak percayaan yang meluas serta ditambah dengan kehilangan harapan dan meledaknya kemarahan?. Sialakan bayangkan dimana mayorutas masyarakat hidup dalam kenyataan yang sedemikian memperihatinkan sementara yang seharusnya menjadi contoh dan mengayomi malahan bertindak sebaliknya.

Kemudian bagaimana caranya perpecahan ini dan konflik yang sudah ada tidak meluas sesuai dengan proses pilkada ditahun ini di 150 kabupaten kota dan beberapa propinsi?.

Disisi lainnya semakin mencuatnya issue akan terjadinya krisis pangan diberbagai daerah akibat kebanjiran dan gagal panen?.

Ditengah kesulitan biasanya muncul kecemerlangan dan solusi yang jitu begitu juga biasanya ditengah keputusasaan dan ketidakteraturan akan muncul kepemimpinan dan pemimpin yang menunjukan jalan?.

Apakah sebenarnya solusinya sangat sederhana atau bangsa Indonesia belum mau memutuskan kehidupannya dengan kesengsaraan serta masih suka menunjukan egoismenya?.

Kemana lagi coba jalannya?.

Dengan situasi ini apakah berkuasa itu artinya menalikan leher ke tuang gantungan?,,kalaupun kecenderungannya begitu siapa saja tetap tidak boleh menyerah demi kemajuan dan kebaikan bangsa Indonesia harus terus maju dan iklas menghadapinya.

III.Penutup.

Sekali lagi bahwa pada tingkatan Presiden soal pemberantasan korupsi ini sudah tuntas dan pool, silakan rasakan lebih jauh lagi mana mungkin kalau Cuma untuk kepentingan hanya citra jika iklas membiarkan proses karena menghormati hukum sehingga besannya, menantunya dan cucunya sudah dicap sebagai keluarga koruptor. Ini sangat berat dan tidak mungkin dilepaskan.

Pengorbanan ini seharusnya yang menjadi tauladan dan jika tidak diikuti oleh para birokrat, politisi serta pengusaha sungguh hanya akan menjadi pengorbanan yang sia sia.

Perbedaaan pendapat sedang terus menggelora dan orang bisa dengan persepsinya masing masing hanya dengan gambaran sederhana disini sudah sangat jelas bahwa Indonesia tidak punya pilihan lagi jika ingin menjadi Negara maju dan makmur harus segera keluar dari kemelut ini.

Sungguh ironi ketika teroris ditangkapi bahkan ditembaki tetapi peledakan peledakan masih dan makin banyak terjadi dan ternyata itu dari tabung gas elpiji yang meledak. Kenapa ini juga terlambat ditangani dan dibiarkan masyarakat menghadapi takdirnya sendiri dalam menghadapi meledaknya tabung gas elpiji. Siapa yang bertanggung jawab dan bagaimana pertanggung jawabannya?..soalnya dengan merebaknya bau busuk korupsi dimana mana maka yang terjadi adalah tudingan juga bahwa dibalik meledaknya semua ini ada soal korupsi juga, yang berkaitan dengan safety dan keselamatan kerja…walaupun bisa saja terjadinya lebih akibat kurang pengetahuan pengguna terhadap berbagai indicator dan mempergunakan elpijinya.

Walaupun ketika terlalu banyak menanyangkan kejadian kerusuhan tanpa mengedepankan issue dan substansi persoalannya secara tepat sehinga kurang menjadi pembelajaran sehingga perlu dikritik tetapi disisi lainnya tanpa media massa maka tidak mungkin proses transformasi social ini bisa berjalan.

Media perlu mengawal berbagai issue dan proses transformasi social ini terus menuju kearah dimana semakin hari bangsa Indonesia semakin malas dan menghindari berbuat kejahatan dan pelanggaran moral.

Disisi lainnya peranan media sebagai unit gawat darurat kemanusiaan sangat strategis untuk dikembangkan sehingga dimana saat ini kordinasi dan konsultasi diantara pemerintah daerah, antar instansi dan lembaga tinggi Negara lebih banyak berjalan sendiri sendiri tidak semakin saling berbeda pendapat, konflik, tidak responsive tetapi selalu bisa terdorong memberikan bantuan kemanusiaan pada masyarakat terutama yang terkena bencana, penyakit dan kelaparan serta pandai tetapi tidak bisa sekolah. Disisi lainnya juga sungguh mulai jika media massa justru bisa menjadi inisiator dan marketer dari daerah daerah wisata diindonesia sekaligus promosi keunggulan sekolah, perguruan tinggi, akademi dan masyarakat yang sangat khas sehingga terjadi synergy diantaranya.

Dengan kondisi ini juga promosi keluar negeri dan menginformasikan peluang diluar negeri kepada bangsa Indonesia sungguhlah sebuah kegiatan yang mulia.

Kenapa semuanya perlu dilakukan semakin cepat dan mendesak?. Alasannya birokrasi sedang oleng, kepercayaan sedang rontok, para pemimpin Negara banyak yang kehilangan orientasi dan pengorbanan pengorbanan pemimpin akan sia sia jika proses transformasi social ini tidak terjadi.

Sudah 140 kepala daerah ditahan dan beberapa nya sudah dijatuhi hukuman disamping itu masih lebih banyak yang akan terkena dan menjadi bagian dari proses yang harus dibersihkan, apalagi selama bahwa kuatnya persepsi semua pejabat yang dijatuhi hukuman itu Cuma sial saja dan penyelewengannya tidak teliti. Soalnya jika hukuman formal dan hukuman social dari masyarakat tidak keras dan tegas apalagi didalam penjara juga Cuma dipersepsikan bagian dari pembersihan dosa dan istirahat serta tetap punya banyak…..bukan tidak mungkin semua ini akan menjadi sia sia.

Padahal siapapun pejabatnya beberapa tahun kedepan ia pasti diganti dan pension. Apakah mereka semua juga akan dimasukan ke dalam penjara karena balas dendam generasi berikutnya yang ada hubungannya dengan pejabat sebelumnya yang dimasukan pejabat yang sudah pension ini.

Jika ini terjadi maka judulnya hanya balas dendam dan tidak ada gunanya. Apakah jika tidak segera terjadi transformasi social secara total maka seluruh pajabat yang sekarang memimpin ini akan menghadapi masa depan tidak seindah dan segemerap yang dilihat banyak orang?. Bukankah jika seperti itu semuanya hanya sia sia saja.

Oleh karenanya semoga tidak terjadi.

Dan dengan hitungan sederhana diatas hampir pasti Indonesia seharusnya sudah menjadi Negara yang makmur….., apakah akibat keadilan dan belum bosan bermain main ini maka semuanya masih berputar putar disini sini juga.

Diteruskan Oleh : Mislam Samasi

Nara sumber : Agus Muldya Natakusumah


KONFLIK ADALAH PROSES PEMBELAJARAN POLITIK


Anggapan umum yang mengatakan bahwa konfilk selalu akan melahirkan yang namanya kehancuran dan kekacauan adalah tidak sepenuhnya benar. Di mana ada sisi negatif maka di situ ada sisi positif. Begitupun dengan konflik. Konflik politik jangan selalu dimaknai sebagai kegagalan demokrasi yang berakibat kekacauan, tapi sejatinya konflik harus dimaknai sebagai suatu proses pembelajaran politik bagi masyarakat. Dengan konflik masyarakat akan sadar bahwa tindakan fairplay dan anti manipulatif adalah sesuatu yang harus direalisasikan.

Indonesia adalah negara hukum. Semua ada mekanisme dan aturan main (rule of the game) tersendiri, termasuk dengan konflik pilkada. Biarkan hukum bekerja sesuai dengan mekanismenya.

Kepentingan rakyat harus tetap diprioritaskan. Roda ekonomi harus tetap berputar. Pembangunan infrastruktur dan Industrialisasi harus tetap jalan. Jadi tidak ada alasan bagi pemerintah (daerah) beserta pegawai-pegawainya untuk tidak masuk kerja dan tidak melayani masyarakat.

Masyarakat jangan dijebak pada jurang konflik politik yang sebenarnya hanyalah merupakan ilusi kepentingan pribadi dari elit-elit politik yang bermain. Masyarakat harus diarahkan pada kesadaran untuk bagaimana memahami dan mengerti akan konflik itu sendiri. Nantinya masyarakat akan dapat menilai secara objektif mana yang betul-betul memperjuangkan nasib rakyat, mana yang fairplay dan mana yang manipulatif. Sehingga pada akhirnya masyarakat akan dapat dengan sendirinya mencegah terjadinya konflik.

Diteruskan Oleh : Mislam Samasi
Achmad Rusyaidi H
Koordinator Sentra Gerakan Progresif Makassar


Bagaimana Melahirkan Pimpinan Kepala Daerah Yang Mempuni?


Dalam Pilkadakada, masyarakat sangat memegang peranan berhasil atau tidaknya dalam pelaksanaannya terutama dalam menentukan calon sebagai kandidat untuk menjadi pimpinan di daerah. Masyarakat harus memberikan kontrol dan koreksi dalam proses pelaksanaan. Dan tidak kalah pentingnya setelah roda pemerintah daerah sudah berjalan.

Jangan pernah percaya akan janji-janji, rayuan dan bujukan. Tapi buktikan dengan perbuatan dan kebijakan.

Bagus atau tidaknya roda pemerintah daerah ditentukan oleh karakter pemilihnya terhadap calon pemimpin. Jika kontroling dilakukan oleh masyarakat kita yakin dan percaya seperti yang dikatakan oleh Kristiadi “ Kesuksesan pilkada sangat tergantung pada karakter pemilih dan pemilih yang kritis terhadap calon pemimpin akan melahirkan pemimpin daerah yang mempuni dan bisa mengayomi masyarakat”.

ditulis okeh : Mislam Samasi


Sabtu, 01 Mei 2010

Efek Psikologis Facebook bagi Kesehatan Mental


Beberapa waktu lalu muncul laporan mengenai tanda-tanda orang kecanduan Facebook atau situs jejaring sosial lainnya, misalnya Anda mengubah status lebih dari dua kali sehari dan rajin mengomentari perubahan status teman. Anda juga rajin membaca profil teman lebih dari dua kali sehari meski ia tidak mengirimkan pesan atau men-tag Anda di fotonya.

Laporan terbaru dari The Daily Mail menyebutkan, kecanduan situs jejaring sosial seperti Facebook atau MySpace juga bisa membahayakan kesehatan karena memicu orang untuk mengisolasikan diri. Meningkatnya pengisolasian diri dapat mengubah cara kerja gen, membingungkan respons kekebalan, level hormon, fungsi urat nadi, dan merusak performa mental. Hal ini memang bertolak belakang dengan tujuan dibentuknya situs-situs jejaring sosial, di mana pengguna diiming-imingi untuk dapat menemukan teman-teman lama atau berkomentar mengenai apa yang sedang terjadi pada rekan Anda saat ini.Suatu hubungan mulai menjadi kering ketika para individunya tak lagi menghadiri social gathering, menghindari pertemuan dengan teman-teman atau keluarga, dan lebih memilih berlama-lama menatap komputer (atau ponsel). Ketika akhirnya berinteraksi dengan rekan-rekan, mereka menjadi gelisah karena “berpisah” dari komputernya.

Si pengguna akhirnya tertarik ke dalam dunia artifisial. Seseorang yang teman-teman utamanya adalah orang asing yang baru ditemui di Facebook atau Friendster akan menemui kesulitan dalam berkomunikasi secara face-to-face. Perilaku ini dapat meningkatkan risiko kesehatan yang serius, seperti kanker, stroke, penyakit jantung, dan dementia (kepikunan), demikian
menurut Dr Aric Sigman dalam The Biologist, jurnal yang dirilis oleh The Institute of Biology.

Pertemuan secara face-to-face memiliki pengaruh pada tubuh yang tidak terlihat ketika mengirim e-mail. Level hormon seperti oxytocin yang mendorong orang untuk berpelukan atau saling berinteraksi berubah, tergantung dekat atau tidaknya para pengguna. Beberapa gen, termasuk gen yang berhubungan dengan sistem kekebalan dan respons terhadap stres, beraksi secara berbeda, tergantung pada seberapa sering interaksi sosial yang dilakukan seseorang dengan yang lain.

Menurutnya, media elektronik juga menghancurkan secara perlahan-lahan kemampuan anak-anak dan kalangan dewasa muda untuk mempelajari kemampuan sosial dan membaca bahasa tubuh. “Salah satu perubahan yang paling sering dilontarkan dalam kebiasaan sehari-hari penduduk Inggris adalah pengurangan interaksi dengan sesama mereka dalam jumlah menit per hari. Kurang dari dua dekade, jumlah orang yang mengatakan bahwa tidak ada orang yang dapat diajak berdiskusi mengenai masalah penting menjadi berlipat.”

Kerusakan fisik juga sangat mungkin terjadi. Bila menggunakan mouse atau memencet keypad ponsel selama berjam-jam setiap hari, Anda dapat mengalami cidera tekanan yang berulang-ulang. Penyakit punggung juga merupakan hal yang umum terjadi pada orang-orang yang menghabiskan banyak waktu duduk di depan meja komputer. Jika pada malam hari Anda masih sibuk mengomentari status teman Anda, Anda juga kekurangan waktu tidur. Kehilangan waktu tidur dalam waktu lama dapat menyebabkan kantuk berkepanjangan, sulit berkonsentrasi, dan depresi dari sistem kekebalan. Seseorang yang menghabiskan waktunya di depan komputer juga akan jarang berolahraga sehingga kecanduan aktivitas ini dapat menimbulkan kondisi fisik yang lemah, bahkan obesitas.

Tidak heran jika Dr Sigman mengkhawatirkan arah dari masalah ini. “Situs jejaring sosial seharusnya dapat menjadi bumbu dari kehidupan sosial kita, namun yang kami temukan sangat berbeda. Kenyataannya situs-situs tersebut tidak menjadi alat yang dapat meningkatkan kualitas hidup, melainkan alat yang membuat kita salah arah,” tegasnya.

Namun, bila aktivitas Facebook Anda masih sekadar sign in, mengonfirmasi friend requests, lalu sign out, tampaknya Anda tak perlu khawatir bakal terkena risiko kanker, stroke, bahkan menderita pikun. F03L version

sumber : bebagai sumber


SBY: Perusahaan, Bagilah Untung untuk Pekerja



"Akhirnya perusahaan bangkrut, perusahaan bubar, kehilangan pekerjaan, semua ikut merugi."

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta agar pekerja dan perusahaan mempunyai hubungan baik. Dia mengimbau agar pekerja tidak melakukan aksi perusakan dalam memperingati Hari Buruh.

"Akhirnya perusahaan bangkrut, perusahaan bubar, kehilangan pekerjaan, semua ikut merugi, negara juga merugi," kata dia ketika mengunjungi Toyota Motor Manufacturing Indonesia di Karawang Plant Jawa Barat Sabtu 1 Mei 2010.

Dia berpesan jika ada masalah maka diselesaikan dengan baik-baik. Menurutnya masalah apapun jika niatnya baik pasti ada solusi dan jalan. "Daripada merusak, bakar, ngamuk, semuanya akan merugi," katanya.

Dalam rangka hari buruh, Yudhoyono berpesan kepada pimpinan perusahaan terus mengelola perusahaan dengan baik, menerpakan kebijakan dengan baik. Perusahaan jika terus berkembang akan meningkatkan keuntungan perusahaan.

"Harapan saya, pekerja penuhi kewajiban, bagi manajemen penuhi hak karyawan, dengan demikian semuanya akan terpenuhi dengan baik," ujarnya.

Yudhoyono juga berpesan kepada perusahaan jika tumbuh berkembang, maka bagi keuntungan itu kepada karyawan.

"Jika perusahaan makin berkembang, bagilah keuntungan itu kepada semua yang bekerja termasuk yang bekerja," kata dia yang disambut tepuk tangan pekerja.

"Selamat Hari Buruh Internasional kepada pekerja di tanah air," kata SBY. Dia berharap agar perekonomian terus tumbuh dan berkembang sehingga perusahaan ikut maju dan ikut meningkatkan kesejahteraan pekerja di seluruh Indonesia.

"Saya telah menginstruksikan kepada pejabat pemerintahan, untuk menjadikan perayaan Hari Buruh Internasional 1 Mei membawa kebaikan bagi semua," katanya.

Sumber: vivanews.com


Email Ke GM-IKJM

Bagi rekan-rekan yang ingin mengirimkan Artikel, kirim melalui email gm_ikjm@ymail.com


Your Name
Your Email Address
Subject
Message
Image Verification
captcha
Please enter the text from the image:
[ Refresh Image ] [ What's This? ]

Powered by

CHAT ROOM

http://www.meebo.com/rooms

ANDA BELUM PUNYA DOMAIN?.. DAFTAR DISINI

 

 

ANIMATION FREE DOWNLOAD

 

 
 

 

Bagi Anda yang ingin memasang Iklan GRATIS, kirim E-Mail ke : gm_ikjm@ymail.com  -- Form diatas dengan Subject : IKLAN GRATIS

IKLAN GRATIS

I       K       L       A       N

DIKLAT - IT CYBER KLOP

Jl. Pertanian Ujung No. 23  Mobile : 0813 785 70702 Email : bayucomdr2000@yahoo.com

Materi :

1. Merakit Personal Komputer ; 2. Melakukan Perbaikan Personal Komputer ; 3. Membangun Jaringan Komputer ;4. Melakukan Perbaikan Pada Jaringan Komputer ; 5. Melakukan registrasi Domain dan Hosting ; 6. Mengelola dan Membangun Mail Server ; 7. Membangun dan Mengelola Gateway ( Proxy Server ) - Clarck Connect & Mikrotik ; 8. Pengenalan Web Design ; 9. Instalasi dan Mengelola Joomla ; 10. Internet ( Search Crack, Download, Upload, Email, Facebook, Blogger dll ) ; 11. Instalasi Terminal Computing

1 Kelas hanya 3 org

Hubungi ke Nomor : 0813 785 70702

 

1080006280268    YM: bayucomdr

 

Jum'at, 16/04/2010     : Dijual Sebidang Tanah Ukuran 20 x 30 di Jl. Rangau Km 10 Duri. Contact Person : Email : bayucomdr2000@yahoo.com

Jum'at, 16/04/2010     : Ingin membuka Warnet tanpa CPU ?........ Contact Person : 081365099959

Jum'at, 16/04/2010     : Ingin menjadi IT Network siap Pakai ?...... Contact Person : 0813 785 70702

Jum'at, 16/04/2010     : Data Hilang, HDD Terformat ?...... Contact Person : 081365099959

Senin, 19/04/2010     : Belum punya Email Perusahaan ?... contoh : www.intijaya.com  ---> office@intijaya.com       Contact Person : 0819 9224 4111

         

PERUBAHAN & Secuil Harapan Copyright © 2010 LKart Theme is Designed by GM-IKJM Mislam Samasi